As-Samiri

Sosok yang aku tulis tidak untuk ditauladani melainkan diwaspadai.


Sebuah kisah yang tertulis dalam Kitab Suci Umat Islam yaitu Al-Qur’an.

Aku tekankan disini terlebih dahulu, bahwa pesan dari tulisan ini diambil dari sudut pandang dan asumsiku secara pribadi. Masih jauh dari kesempurnaan karena tidak melakukan riset jauh dan semacamnya, jika terdapat salah dan kekeliruan yang ada, maka itu sepenuhnya salahku dan mohon juga untuk bimbingan dalam hal perbaikannya.

Sara AndreassoAs-Samiri ialah seseorang dari kaum Bani Isra’il yang asli suku as-Samirah. Setelah kejadian yang dialami oleh Nabi Musa A.S. ketika berhadapan dengan Fir’awn (seorang raja yang pada zaman dahulu dikenal sebagai seorang raja yang kelam) yang akhirnya tenggelam bersama dengan seluruh pasukannya, dalam laut yang terbelah atas izin Allah SWT.

Nabi Musa A.S. dihadapkan dengan sebuah permasalahan baru yang sangat menguji kesabaran. Bagaimana tidak? Nabi Musa A.S. saat itu telah melakukan perjanjian dengan kaum Bani Isra’il, kaum yang telah ia selamatkan dari musuh Bani Isra’il (Fir’awn dan pasukannya) yang pada saat itu juga telah sepakat untuk bermunajat kepada Allah SWT. Namun, pada saat itu mereka akhirnya berdusta.

Ceritanya dimulai saat Nabi Musa A.S. sedang meninggalkan kaum Bani Isra’il untuk menerima Taurat bersama Malaikat Jibril A.S., yang nantinya akan diajarkan juga kepada kaum Bani Isra’il. Setelah Nabi Musa A.S. beranjak kembali, ternyata kaum Bani Isra’il sudah dalam keadaan menyembah patung anak lembu yang dibuat oleh As-Samiri. *sakit nggak sih? sakit lah -_- . Saat itu Nabi Musa A.S. tidak bisa dikatakan bahwa sepenuhnya lengah dalam hal penjagaan, amanah ini pun juga sudah dipercayakan kepada Nabi Harun A.S. untuk tetap menjada kaum yang sedang ditinggalkannya. Nabi Harun A.S. juga sudah berusaha untuk menghentikkannya, akan tetapi sosok As-Samiri cukup cerdas dan keras hingga akhirnya tetap berhasil mempengaruhi kaum Bani Isra’il.

Dalam pendapatku, jujur saja aku sempat ragu jika sepenuhnya menyalahkan Bani Isra’il. Tapi karena pada akhirnya mereka sudah berpihak, jadi aku yakin harus berada di pihak siapa. Yup, Nabi Musa A.S. dan Nabi Harun A.S.

Kaum Bani Isra’il sempat melakukan pembelaan ketika Nabi Musa A.S. bertanya kenapa melanggar janji yang sudah dibuat, mereka menjawab “Kami sekali-kali tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami disuruh membawa beban-beban dari perhiasan kaum itu, maka kami telah melemparkannya, dan demikian pula as-Samiri melemparkannya”. 

*perhiasan dari emas kepunyaan orang-orang mesir

As-Samiri merupakan sosok yang cukup gigih dalam memperjuangkan keinginannya. Ia berhasil meyakinkan dan menganjurkan kaum Bani Isra’il untuk melemparkan perhiasan-perhiasan tersebut dalam ke dalam api yang telah dia buat, dalam suatu lubang untuk dijadikan patung berbentuk anak lembu. Kemudian as-Samiri mengeluarkan dari lubang itu anak lembu dan berkata “Inilah tuhanmu dan tuhan Musa, tetapi Musa telah lupa”.

“Aku mengetahui sesuatu yang mereka tidak mengetahuinya, maka aku mengambil segenggam dari jejak rasul lalu aku melemparkannya, dan demikianlah nafsuku membujukku.” jawab As-Samiri ketika Nabi Musa A.S. bertanya hal apa yang mendorongnya untuk melakukan hal demikian.


Mohon maaf jika cerita diatas tidak memuat banyak sosok As-Samiri itu sendiri. Tapi yang perlu kita ketahui disini adalah sosok orang seperti As-Samiri itu akan selalu ada. Sosok orang yang memilki nafsu, hasrat, usaha dan ambisi yang kuat dalam mencapai keinginannya. Namun ia gunakan untuk kepentingan pribadi semata bukan untuk kepentingan bersama.

Dalam hal ini, kita juga dituntut untuk menyadari bahwa harus selalu mempertimbangkan kepentingan bersama, serta memberikan perhatian lebih kepada beberapa individu yang dirasa itu perlu (sikap waspada). Bagaimana pun juga ilmu yang sudah diajarkan apabila disalahgunakan tentunya akan menjadi hal yang tidak berguna, bahkan mendekati sia-sia.

Semoga bermanfaat~


Well, aku sangat terbuka untuk diajak berdiskusi karena aku juga masih belajar. Jika ingin mencariku bisa cek di Line dengan id : blacklist.irul , terimakase.

Design by Sara Andreasso

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s