LOGO

Filosofi logo


Chokylogo

Penjelasan Logo :

  • Logo membentuk huruf ‘C’ sebagai awal nama ‘Choirul’, merupakan bentuk kepemilikan/identitas.
  • Huruf ‘C’ tersusun dari garis-garis yang berarti itu adalah ‘tulisanku’.
  • Garis putus-putus dan disertai dengan bentuk lingkaran sebagai pemutus menggambarkan tidak akan rutin menulis *maaf ya.
  • Warna oranye muda/terang bagian dalam menggambarkan ada harapan tulisan ini dapat memberikan ‘kebermanfaatan’.
  • Warna oranye tua/gelap bagian luar yang disertai retakan hingga bagian dalam menggambarkan ada beberapa tulisan yang masih memiliki banyak kekurangan dan belum spesifik akan menjadi tulisan yang seperti apa.
  • Secara keseluruhan, bagian dalam logo membentuk seperti kincir ria (memang sudah disesuaikan sejak awal).

Penjelasan Putaran Kincir Ria :

Aku tidak tau mengapa di Indonesia tempat bermain (?) itu dinamakan kincir ria. Dalam pikiranku saat itu, aku merasa ada sedikit persamaan dengan roda kehidupan. Kita biasa mendefinisikannya dengan istilah ‘kadang di atas dan kadang di bawah’. Yup sesuai, tapi uniknya tidak semua benar-benar mempelajari dan menghayati setiap proses yang sudah dilaluinya.

Pikiran randomku sempat bertanya ‘Kincir ria? Memang setiap saat kita ceria?’, oke aku sedikit rubah halauan ya makna lain dari ceria, kita sepakati seperti bahagia misalnya. Kenyataannya, tidak setiap saat itu kita bahagia bukan? Tapi meskipun demikian, kita tetap harus ingat dengan rasa bersyukur.

Fase terpenting yang aku coba sangkut pautkan dengan rasa ‘bahagia’ tadi itu adalah proses yang dilaluinya. Jika dalam putaran kincir ria, perjalanan untuk sampai ke atas kita akan banyak melihat pemandangan dan sejujurnya itu adalah pemandangan yang tidak pantas untuk diabaikan *kecuali jika memang ketiduran hehe.

Untuk siapapun yang menyadarinya, dia akan melihat pemandangan yang berbeda-beda, dalam setiap tahapan prosesnya. Itu adalah suatu bentuk keindahan, ketika kamu benar-benar mempelajari dan menghayatinya. Pemandangan itu selalu berbeda-beda, tidak selalu memiliki takaran yang sama.

Nha dari situlah aku tertarik menjadikannya sebagai judul tagline. Jadi dalam tulisan-tulisanku ini, aku menyelipkan sesuatu/pesan *sengaja, lho sudah aku kasi bocoran. Tidak lain tidak, tujuannya untuk mengajak belajar melatih kepekaan hehe. Oke itu saja, selamat belajar bersama!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s